Kidung Agung 5-8 - Akhirnya Berdua Saja

Setelah membaca tentang cinta yang terus bertumbuh sejak awal kitab ini, mencapai tingkat kedewasaan pada pasal 8, apa pelajaran besar yang perlu kita pelajari dari semua ini, yang perlu kita simpan dalam hati dan hidup kita hari ini? Lihatlah, kebenaran besarnya adalah bahwa untuk hidup dalam hubungan yang aman, cinta harus bersifat monogami dan h…Baca Lebih Banyak

Kidung Agung 1-4 - Nyanyikanlah Kidung Ini Bersamaku

Puisi di sini sangat indah, membicarakan tentang cinta, cinta yang diciptakan oleh Allah, cinta dalam segala kekuatan dan keperkasaannya, dan ini sungguh sesuatu yang luar biasa, sesuatu yang istimewa, dan tanpa diragukan layak dirayakan, layak dipuji karena merupakan bagian dari ciptaan Allah. Namun, satu hal yang tidak boleh diabaikan oleh kita yang membaca bagian ini adalah bahwa kebenaran besarnya di sini: cinta yang sempurna adalah cinta yang penuh hormat.

Pengkhotbah 11-12 - Hidup dengan Benar Sebelum Penghakiman Tiba

Inilah kebenaran besar yang dinyatakan dalam kesimpulan agung kitab Pengkhotbah. Saya perlu menjalani hidup tidak hanya dengan penuh tanggung jawab, tetapi saya perlu menentukan arah dalam hidup. Jadi, dengarkanlah dengan baik pelajaran besar yang kita pelajari hari ini: perlu memikirkan ulang arah hidupmu selagi masih ada waktu. Jangan pernah melupakan ini!

Pengkhotbah 9-10 - Tidak Perlu Naik Darah di bawah Matahari

Namun, sambil merenungkan hal ini, ia akan berkata: 'lihatlah, kamu perlu menjalani hidupmu dengan sebaik mungkin, menikmati apa yang ada padamu, bertanggung jawab dalam hidup, karena kita perlu memahami keterbatasan dan kelemahan kita.' Pelajaran besar yang kita peroleh dari bagian ini adalah: jalanilah hidup dengan dedikasi dan hikmat karena hari-hari kita di sini sudah terhitung jumlahnya.

Pengkhotbah 7-8 - Hikmat Sehari-Hari

Tetapi ada sesuatu yang menarik yang akan ia tunjukkan dan ajarkan kepada kita di sini: kesadaran akan kelemahan kita, kesadaran akan fakta bahwa kita kecil, dan bahwa kita harus menghadapi dan menjalani hidup dengan realitas ini. Pelajaran besar di sini adalah: menyadari keterbatasan Anda adalah langkah pertama untuk memiliki hikmat dalam hati Anda.

Pengkhotbah 5-6 - Uang, Mengapa Uang

Apa yang seharusnya jadi prioritas utama saya? Bagaimana saya harus bertindak? Apa yang benar-benar penting dalam hidup? Apa yang sepadan dalam hidup? Dan inilah nasihat yang kami punya untuk Anda hari ini, satu nasihat khusus, tentang prioritas dalam hidup: kebenaran besarnya adalah sulit untuk mengetahui apa yang seharusnya didahulukan, tetapi Anda bisa pastikan bahwa itu bukanlah uang!

Pengkhotbah 3-4 - Hidup Ini Sungguh Tidak Masuk Akal

Dan apakah Anda ingin mengetahui kebenaran besar di balik pasal-pasal ini? Ketika kita tidak mempertimbangkan realitas Allah, ketika kita tidak melihat lebih jauh dari apa yang ada di bawah matahari, jika kita hanya memandang hidup ini dan apa yang dikandungnya, kita tidak akan pernah menemukan jawabannya.

Pengkhotbah 1-2 - Tidak Ada yang Masuk Akal

Sungguh luar biasa kedengarannya, tetapi kenyataannya adalah Allah sungguh berminat untuk mendengarkan pertanyaan-pertanyaan dan keraguan-keraguan kita. Adalah sah dan benar untuk mengajukan pertanyaan. Allah tidak pernah menolak sikap ini. Dan pelajaran besar yang harus kita pelajari hari ini adalah bahwa kegelisahan kita, pertanyaan-pertanyaan kita, banyak kali merupakan ketulusan dari hati kita.

Amsal 30 & 31 - Seorang Wanita Misterius, Seorang Wanita yang Luar Biasa

Tetapi kebenaran yang agung adalah bahwa di balik semua jalan yang menarik dalam Amsal ini, kita masih perlu fokus dan menekankan realitas yang disajikan oleh Kitab Suci. Untuk memiliki kebijaksanaan sejati, kita perlu rendah hati.

Amsal 28 & 29 - Politik Murni

Kita membaca tentang pentingnya etika, pentingnya bertindak sesuai dengan keadilan, kebenaran, dan kejujuran. Dan apa kesimpulannya, pelajaran besar yang harus kita simpan di dalam hati kita hari ini? Hanya dengan mendengarkan ajaran ilahi kita akan terhindar dari pemerintahan yang korup.

Amsal 25-27 - Tertawalah Agar Tidak Menangis

Hikmat Tuhan, hikmat yang kita temukan dalam Amsal bukanlah sekadar hikmat surgawi. Hikmat itu berguna untuk momen-momen kita sehari-hari, membantu kita dalam hubungan kita, dalam hidup kita, saat berurusan dengan orang lain di sekitar kita. Dan seperti yang dapat Anda amati, banyak hal yang diajarkan di sini hari ini dapat membuat perbedaan dalam hidup kita, dapat sangat membantu kita dalam hidup.

Mendaftarkan Email

Sign up for the TWR360 Newsletter

Access updates, news, Biblical teaching and inspirational messages from powerful Christian voices.

Thank you for signing up to receive updates from TWR360.

Informasi yang diperlukan hilang

This site is protected by reCAPTCHA, and the Google Privacy Policy & Terms of Use apply.